Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Penista Agama ?

“ PENISTA AGAMA  ?” Belakangan ini, kata “penista agama” begitu rame dibicarakan, hampir setiap orang mengambil perannya masing-masing, mulai dari siswa sampai mahasiswa, mulai dari guru sampai doseng, mulai dari ustadz-ustazd karbitan sampai ustadz beneran, mulai dari imam rumah tangga sampai imam masjid. Ungkapan “penista agama” ini sering kali disematkan dengan kata-kata yang bernada negatif, seperti “tangkap penista agama”, “penjarakan penista agama”, bahkan yang lebih ngeri lagi mereka menyematkan kata bunuh, “bunuh penista agama”, “penista agama tidak pantas hidup” Ungkapan “penista agama” ini sepeti benda busuk yang sangat menjijikkan, bagaikan bangkai yang tergeletak ditengah jalan, yang hampir semua orang menutup hidung dengan tangannya sambil berlarian untuk menghidar saat melaluinya. Setiap orang menghujat “penista agama”, membencinya dan murka kepadannya. Bahkan tidak jarang ada mengambil sikap tuhannya, dengan mengatakan “tidak ada maaf bagi penista aga...

Para Pencari TUHAN

# Para Pencari Tuhan # Empat tahun lalu ketika masih menjadi para pencari Tuhan. Siang malam, ku lalu lalang, kesana kemari mencari yg namanya "Tuhan".. Seseorang berkata kepadaku bahwa tuhan berada di rumah-rumah ibadah. Ku sucikan diri, ku langkahkan kaki menuju rumah-rumah ibadah. namun tak ku temukan "tuhan" disana. Yang kutemukan hanyalah klaim dan pengkaplingan surga-neraka. Hingga akhirnya dalam doa, aku tidak lagi meminta surga karna surga telah habis diklaim dan dikapling. Seseorang berkata lagi kepadaku, "tuhan" ada bersama para jamaah pengajian. Malam itu ku hadir dalam majelis pengajian, namun tetap saja tak ku temukan tuhan disana. Yang kutemukan hanyalah suara lantang penuduhan bid'ah, murtad, kafir, syirik, dan munafik. Hingga akhirnya terbayang dalam benakku betapa banyak pemeluk agama yg dimurtadkan dari agamanya sendiri.. Huhh.. pencarian yang semu. Tak ku temukan "tuhan" dimana pun. Ku seruput secangkir k...

Dialog Dogmatis

Diskusi itu dialog, dialog itu komunatif bukan sekedar dogmatis. Bagaimana bisa anda sebagai ust, berani mengatakan agama ini tidak butuh logika,..? Anda katakan kita harus kembali ke al qur'an dan hadis, pertanyaan saya, bagaimana cara anda kembali ke al-qur'an dan hadis? Anda katakan dengan tegas, bahwa anda tidak menerima pendapat ulama manapun, alasannya karna anda sangat khawatir, tafsiran ulama terhadap al-qur'an sangat subjektif. Pertanyaan saya, kalau ust menolak akal "logika" dan pendapat/tafsiran ulama, lalu bagamana ust bisa sampai pada al-qur'an..?

# Bebaskan Kampus Dari Intervensi #

Kampus adalah ladang kebebasan berfikir, tempat bagi mereka yang ingin mengekspresikan kebenaran dengan terukur. Oleh karena itu, sudah semestinya Kampus harus bersih dari bercak noda, intimidasi dan intervensi luar. Bagamana jadinya bila kampus sebagai ladang kebebasan berfikir, telah direnggut kebebasannya oleh sekolompok org dengan motif yg tidak mendasar...? Maka kita tinggal menunggu terjadinya kerusakan dan kehancuran permanen dibelbagai lini dan sendi kehidupan di negeri ini..

# Khilaf BerKhilafah #

Mahasiswa-mahasiswi pengikut HTI yang kuliah di kampus2 Negri, silahkan segera angkat kaki..! Kalau menurut kalian negara ini haram, maka semestinya  semua fasilitas yang ada di dalamnya juga haram. Jangan cuman mengharamkan negaranya, tapi masih doyan sama fasilitas-fasilitasnya. Menthaghat-thaghutkan negara, tapi masi gelem karo beasiswa pemerintahe... Menghujat sistem demokrasi negara, tapi kok yo ketagihan demo, sampe berjilid-jilid. Klau masih ngotot mau mendirikan sistem kilafah, monggo..! Tapi jangan di sini, indonesia sdh punya sistem sendiri. Jadi, silahkakan cari daerah teritorial sendiri..!

ISLAM agama DAMAI

Islam agama damai Islam agama samawi, islam datang dari ilahi robbi, islam memiliki al-qur’an sebagai kitab suci, islam dipandu oleh muhammad sebagai nabi. islam adalah agama damai tapi banyak orang mengaku islam, namun suka bertikai. islam mengajarkan kasih sayang, tapi banyak orang mengaku islam, namun senang berperang. Islam mengajarkan kejujuran Tapi banyak orang mengaku islam, namun menghalalkan kebohongan Islam mengajarkan saling menghormati Tapi banyak yang mengaku islam, namun suka merendahkan ulama dan kiai.

Hormati GuruMu

Tetaplah menjaga rasa hormatmu  pada gurumu, Maka kau kan temukan kebahagiaan dalam keberkahan ilmu. Kebahagiaan bukan melulu tentang gemerlap kekayaan Kebahagiaan adalah tentang  ketentraman dan ketenangan Ketenangan bersumber dari pintu keberkahan Keberkahan lahir hari pengorbanan yang bersanding keikhlasan Tetaplah menghormati gurumu..! Kalapun ia pernah melakukan kesalah Ingatlah, ia bukanlah tuhan yg selalu dalam kebenaran Ia manuasia biasa sepertimu, Yang kadang salah dan juga keliru. Kalaupun ia pernah menghukummu Itu bukan karna ia membencimu Tapi ia sangat menyayangimu Hingga kau tak terjatuh dalam lembah ketidak tahuanmu jangan kau lihat kesalahan dan kekurangannya lihatlah kerja keras, pengorbanan dan pengabdiannya sehingga rasa bangga dan hormatmu tak berkurang kepadanya.

GadisKu

Oh gadisku... Ku simpan banyak rasa tentangmu di dalam diri ini Ku simpan banyak cerita tentangmu di dalam hati Ku simpan banyak kenangan tentangmu didlm sanubari Oh gadisku... Ingin ku ukir namamu agar tetap lestari dan abadi. Ku coba mengukir namamu di dinding kamarku, Namun rayap dan semut bisa saja menghapusnya. Ku coba mengukir namamu di atas tanah dan batu, Namun tetesan air hujan bisa saja merusaknya. Ku coba mengukir namamu di atas hamparan pasir, Namun ombak dan badai bisa saja menghancurkannya. Oh gadisku.. Akhirnya, ku rangkai namamu dalam bingkai kata dan hiasan do’aku agar tetap terurai dan bersahaja di atas sajadahku ku lantunkan kata dan ku panjatkan do’a kepada tuhan yang Esa, sang pemilik cinta agar Dia tahu monumen dan prasasti cinta telah ku buat sebagai tanda bukti setia. Oh gadisku... Semoga akhir cerita tetap abadi dalam keagungan jiwa, Dan kebahagiaan tetap terjaga dalam naungan ridhoNya. Karena ku percaya...

Saat Tuhan Dipaksa Nyoblo

Gambar
Tahun ini—15 februari 2017— pilkada serentak gelombang kedua digelar di 101 daerah— dari ujung sabang sampai merauke— yaitu di 7 provinsi, 18 kota dan 76 kabupaten. Pilkada serentak tahun ini, banyak meninggalkan cerita—lucu, sedih, maupun horor— baik dari proses pencalonan, kampanye sampai pemilihan berlangsung, bahkan nampaknya masih akan ada banyak cerita lagi sampai pada pilkada putaran kedua bulan april nanti. cerita yang paling horor dalam pilkada serentak ini adalah ketika tuhan dipaksa untuk ikut berkampanye, dan nyoblos untu memenangkan pasangan calon tertentu. Nah, Karna tuhan telah masuk dalam tim pemenangan, jadi mereka merasa memiliki hak untuk berkampanye di rumah-rumah tuhan—meskipun hal ini tidak patut, namun dipatutkan—, hal ini sebagai bentuk kontribusi nyata tuhan dalam keikutsertaannya. Bahkan hal yang paling pribadi dari sisi tuhan, yaitu hak prerogatif tentang sorga dan neraka, mereka mainkan sebagai alat politik. Bagamana tidak, orang bisa...

Geraka Atisipatif NU Terhadap Ekstremisme

Gambar
NU adalah ahlusunnah (asli), penganut paham moderat ( wasathiayyah ). NU sangat menjaga tradisi-tradisi ahlusunnah—maulid, tahlil, barzanji, ziarah kubur, tawasul, dll— yang selama ini diamalkan dan tetap akan dipertahankan oleh sebagian besar muslim nusantara. Belakangan ini, banyak bermunculan para penceramah ( mubaligh )—yang mengaku-ngaku ulama— mencatut nama ahlusunnah sebagai media untuk memikat jamaah. Mereka berpidato dan berceramah di mimbar-mimbar mesjid dengan tidak segan menelanjangi tradisi ahlusunnah. Mereka juga membuat julukan ( Laqhob ) untuk para pengamal tradisi-tradisi ahlusunnah sebagai “Ahlul Bid’ah” ( penganut bid’ah). Gerakan mereka berpola, dan sangat masif untuk memperluas paham ekstremis, denga melakukan ekspansi mesjid dan dengan senjata takfiri dan pemembid’ahan terhadap amaliah sebagian besar umat muslim nusantara. NU adalah pihak yang sangat dirugikan dan terusik oleh oknum-oknum yang mencatut nama ahlusunnah tersebut, namun bertindah kontr...