Sajak Tentang Ayah

Ayah

Ayah..
Malam terasa hampa
Cahaya rembulan tak berdaya
Hembusan angin malam tak tahu entah kemana
Bahkan Kebisingan kota seolah terdiam tanpa kata.
ayah...
di malam yang sunyi ini
terasa kuberdiri di atas tebing nan tinggi
terlihat, pepohonan yang biasa menari dan bernyanyi
seolah merenung meratapi diri..
air mata menetes tanpa kusadari
mengalir dan membasahi pipi.
ayah...
ku teringat semua perjuangan dan kerja kerasmu
kau memang tak menyusuiku seperti ibu
tapi, tiap tetesan keringatmu telah membesarkanku,
kau memang tak secerewet ibu untuk mendidiku
tetapi diammu mengajariku sabar atas beban yang ada di pundakku.
 Ayah...
bila ku ditanya tentang pahlawan yang paling kuat,
maka namamu ayah, yang paling pertama ku sebut

untuk ayah
Malik Ibrahim

Komentar